Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral Gairah Anal Seks di Panti Asuhan

 Tradingan.com - Cerita ini adalah pengalaman seorang pelacur yang saya temui di Geylang, Singapura. Sungguh mengejutkan sekali karena dia berasal dari Jakarta dan karena nasib dia yang nahas sekali, dia akhirnya menjadi seorang wanita malam di negara Singapura. Dia menceritakan pengalamannya ketika dia telah bercinta dengan saya dan saat itu saya sedang menunggu teman saya yang sedang dilayani oleh wanita lain yang kebetulan orang lokal.


Nama wanita itu adalah Siska. Siska adalah seorang yatim piatu dan dia sejak kecil sudah dipelihara oleh sebuah rumah yatim piatu X. Disaat tinggal bersama anak-anak lainnya di rumah panti asuhan itu, Siska tidak merasakan kesedihan setelah ditinggal oleh orang tuanya sewaktu dia masih bayi karena kebahagiaan dan rasa aman yang diberikan oleh pastur pembimbing. Namun demikian, kehidupannya mulai berubah sewaktu dia berumur 13 tahun saat dia mulai diadopsi oleh pasangan Ibu Yuni dan Bapak Irwan.

Setelah Ibu Yuni dan Bapak Irwan mengurusi semua surat-surat yang berhubungan dengan Siska Suryani, akhirnya Siska ikut dengan mereka ke rumahnya yang baru. Rumah Ibu Yuni dan Bapak Irwan sangat besar karena mereka termasuk orang strata atas. Keluarga Ibu Yuni dan Bapak Irwan menganggap Siska Suryani sebagai anaknya sendiri dan mengasuhnya dengan penuh kasih.

Tepat sewaktu Siska Suryani berumur 16 tahun, Ibu Yuni yang Siska anggap sebagai ibunya sendiri meninggal dunia akibat kanker yang menyerang otak tengahnya. Di penguburan Ibu Yuni, Siska hanya berdiam diri dan memandang makam Ibu Yuni dengan penuh kesedihan dan begitu pula dengan Bapak Irwan. Bapak Irwan merasa tertekan sekali dengan kematian istrinya yang sangat dia sayangi.

Semenjak kematian istrinya, kehidupan Bapak Irwan telah berubah. Kehidupannya sebagai seorang Direktur Muda di kantornya yang penuh dedikasi dan dipenuhi oleh figur ayah telah berubah menjadi seorang laki-laki buaya yang selalu membawa minuman keras dan perempuan malam setiap kali dia pulang kantor. Siska hanya berdiam diri melihat perubahan total ayah tirinya itu, begitu pula dengan pembantu-pembantu yang telah setia menemani keluarga itu sebelum Ibu Yuni meninggal dunia. Bentakan-bentakan dan perlakuan kasar yang diberikan oleh Bapak Irwan kepada supir dan pembantu rumah tangganya membuat mereka menjadi tidak betah bekerja di situ dan akhirnya hanya tinggal Bapak Irwan dan Siska Suryani yang tinggal di rumah itu.


Suatu malam, Bapak Irwan pulang ke rumah dengan kondisi tubuh yang sangat payah. Sambil berjalan tergopoh-gopoh dan memegang Whiskey di tangan kirinya, dia membanting pintu rumahnya dengan keras dan berteriak-teriak memanggil Siska, “Siskaa.., kemarii.” Dia terjatuh ke atas sofa yang terletak di dekat pintu masuk lalu membuka dasi dan kemeja kerjanya. Tak lama kemudian, Siska turun dari lantai atas rumahnya untuk menemui Bapak Irwan yang sedang on karena minuman keras yang mungkin dicampur dengan ecstacy. Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia